u4-buatkan-sketsa-ilustrasi-gambar-puisi-yang-berjudul-Peta-Aksara
Peta Aksara

Fakhrany Sahla Yasyfiya

Selembar kertas lusuh
Tertiup jauh hembusan angin
Di dalamnya teranyam aksara
Mengubah sikap mengasuh tindakan

Di gelombang tinta yang bergelora
Kami berlayar dengan kapal kata
Setiap aksara menjadi layar putih
Menangkap angin pengetahuan
Membawa kami jauh menembus cakrawala

Pendidikan adalah peta bahtera
Digambar dengan cahaya
Menuntun jiwa yang resah
Agar tak karam di samudra gelap
Namun berlabuh di pulau kebijaksanaan

Buku menjelma peti harta karun
Terkunci di dasar samudra sunyi
Hanya yang berani menyelam dalam
Menemukan mutiara makna
Membawa pulang sinar abadi

Literasi adalah kompas sejati
Tak tergoyahkan badai zaman
Menuntun arah perahu bangsa
Menggugurkan layar kebodohan
Menyalakan mercusuar harapan

Maka genggamlah pena seperti pedang
Tajam menebas kabut ketidaktahuan
Karena di samudra luas kehidupan
Aksara adalah pelayaran
Dan ilmu adalah kemenangan

Di sini tak ada riuh, tak ada gemuruh
Hanya aksara yang berbisik di lembar lusuh
Masa depan pun datang perlahan
Bagaikan fajar menyingkap kegelapan

BIONARASI

Namanya, Fakhrany Sahla Yasyfiya, biasanya dipanggil Ala oleh teman-temannya. cewek yang lahir pada tanggal 27 April 2011 ini Suka bangett menggambar, menulis, dan dengerin musik. kadang aku suka menulis puisi sambil nyeruput Matcha moodboster ku. intinya suka yang manis-manis, kaya orangnya. Jalan-jalan jadi hiburan, dan Sim Jae-yun selalu bikin aku terpesona. Buatku, semua hal kecil itu bikin hari-hari jadi lebih berwarna. kalau mau kenalan follow! @urfvalaa_

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait