Athaya Syakirah M.
Hei..! Kalian yang masih terlelap dalam kenyamanan semu
Berapa lama lagi kita akan membiarkan diri ini dungu?
Ilmu berserakan, buku-buku yang menunggu dijamah
Tetapi mata dan hati menutup, seakan tidak membutuhkan arah
Seakan buku hanyalah tumpukan kertas yang tidak bermutu
Lihatlah bangsa ini kaya raya
Tetapi manusianya yang sering terjebak pada kesia-siaan
Membiarkan pikiran berkarat dan tumpul
Mengabaikan ilmu yang seharusnya jadi senjata tajam
Adakah dari mereka yang mau memulai tulisan di lembaran kosong itu?
Ah.. betapa sedihnya..
Melihat anak bangsa mengejar fatamorgana
Membiarkan halaman harapan terlipat kusam
Mimpi-mimpi yang hanya bisa menunggu untuk digapai
Dan pengetahuan yang terkubur tiga meter dibawah tanah air tercinta
Bangunlah, mari kita buka lembar demi lembar pengetahuan
Raihlah cahaya peradaban dengan tinta sejarah
Jangan biarkan lembaran kosong tetap hampa
Jadikanlah kata-kata dalam tumpukan lembaran itu cahaya
Dekaplah buku, agar jiwa tak lagi kosong
Agar karat tak lagi menggerogoti pikiran
Mari tajamkan akal dengan belajar tanpa henti
Genggam pena, karena di ujungnya lahir peradaban
Isilah ruang-ruang kosong dengan ilmu yang mencerahkan
Bangunlah sekolah di hati, agar bangsa ini tak lagi tertidur
Dan jadikan pendidikan mercusuar yang menuntun kita menuju perubahan
Ingatlah!
Literasi adalah kunci yang membuka pintu masa depan
Huruf-huruf kecil mampu melahirkan perubahan besar
Menjadi saksi bisu peradaban
Tempat pena-pena bijak menorehkan warisan
Sebuah samudra pengetahuan yang tak pernah kering
Namun kini perlahan terkubur
Oleh gelombang cahaya layar yang melenakan
Aku… tidak menolak perubahan
Sebab zaman berputar, dunia butuh jalan
Tapi jangan biarkan aku hilang dalam lupa
Karena di setiap lembaran masih terjaga makna
Yang tak tergantikan oleh cahaya palsu semata
BIONARASI
Penulis puisi ini adalah seorang pelajar yang menjadikan aksara sebagai rumah bagi setiap rasa dan harapannya. Dalam tiap bait, ia mencoba merajut mimpi tentang ilmu, doa, dan masa depan bangsa. Athaya Syakirah Mulyadi. Orang Jakarta Timur kelahiran 2011 yang terjebak di Kabupaten Subang. Senang sekali dengan hal-hal berkaitan tentang musik! Terlebih lagi Chase Atlantic, Laufey, Ariana Grande dan semacamnya lah. Selain suka menulis, dia juga akademis fanatik–alias tergila-gila sama nilai akademik. “Insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results” -Albert Einstein. Terimakasih, kalau mau kepo @thaya.sm_ di Inst yaa!!
.

